Kajian Al-Kabair 11: Melarikan Diri Saat Perang

Dalil Alquran:
1. Surah Al-Anfal, Verse 16:
وَمَن يُوَلِّهِمْ يَوْمَئِذٍ دُبُرَهُ إِلَّا مُتَحَرِّفًا لِّقِتَالٍ أَوْ مُتَحَيِّزًا إِلَىٰ فِئَةٍ فَقَدْ بَاءَ بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ وَمَأْوَاهُ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
And whoever shall turn his back to them on that day-- unless he turn aside for the sake of fighting or withdraws to a company-- then he, indeed, becomes deserving of Allah's wrath, and his abode is hell; and an evil destination shall it be.

Kajian Al-Kabair 10: Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan Tanpa Uzur dan Rukhsoh

Dalil Hadits:
1. Barang siapa tidak berpuasa sehari dalam bulan ramadhan tanpa uzur dan rukhsoh, maka tidak akan cukup bila akan dia ganti dengan puasa sepanjang masa. (hadits tidak shahih)
2. Diantara sholat lima waktu, jumat satu dan jumat berikutnya, ramadhan satu dan ramadhan berikutnya maka akan menghapus dosa seseorang asal dia meninggalkan dosa besar.
3. Islam dibangun atas lima perkara diantaranya puasa ramadhan.
4. Tali simpul islam dan kaidah agama itu ada tiga, syahadat, sholat dan puasa ramadhan.
Ibnu Abbas mengatakan bahwa barang siapa meninggalkan satu hal tadi maka dapat membuat seorang menjadi kafir.
5. Orang yang berpuasa harus meninggalkan dusta dan kejahilan, jika hal itu dilakukan sia-sia puasanya.
6. Sungguh hina orang yang mendapati bulan ramadhan tapi tidak mendapat ampunan dari Alloh.

Sumber: Kajian rumaysho via WA

Kajian Al-Kabair 8: Makan Harta Anak Yatim Secara Zalim

Dalil Alquran:
1. Surah An-Nisa, Verse 10:
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
(As for) those who swallow the property of the orphans unjustly, surely they only swallow fire into their bellies and they shall enter burning fire.
2. Surah Al-Anaam, Verse 152:
وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
And do not approach the property of the orphan except in the best manner until he attains his maturity, and give full measure and weight with justice-- We do not impose on any soul a duty except to the extent of its ability; and when you speak, then be just though it be (against) a relative, and fulfill Allah's covenant; this He has enjoined you with that you may be mindful;

Dalil hadits:
1. Termasuk 7 dosa yang membinasakan yaitu makan harta anak yatim secara zalim.

Jika wali anak yatim adalah orang yang kekurangan bila ia mengambil harta anak yatim secara ma'ruf maka tidak apa-apa.

Sumber : Kajian rumaysho via WA

Kajian Al-Kabair 9: Berdusta Atas Nama Nabi SAW

Dusta atas nama Nabi SAW termasuk bentuk kekafiran dan menyebabkan orang yang melakukan keluar dari islam.

Dalil Hadits:
1. Barang siapa berdusta atas nama Nabi SAW dengan sengaja maka ambilah tempat duduk di neraka
2. Orang yang berdusta atas nama Nabi SAW akan dibangunkan rumah di jahannam.
3. Barang siapa mengatakan sesuatu atas nama Nabi SAW, padahal Nabi SAW tidak pernah mengatakannya maka siapkanlah tempat duduk di neraka.
4. Orang mukmin diciptakan dengan segala tabiat kecuali tabiat khianat dan berdusta.
5. Barang siapa meriwayatkan hadits dariku dan dia menduga itu adalah dusta, maka dia adalah seorang pendusta.

Orang yang meriwayatkan hadits palsu adalah tidak halal.

Sumber : Kajian rumaysho via WA

Kajian Al-Kabair 7: Makan Riba

Dalil Alquran:
1. Surah Al-Baqara, Verse 278:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
O you who believe! Be careful of (your duty to) Allah and relinquish what remains (due) from usury, if you are believers.
2. Surah Al-Baqara, Verse 279:
فَإِن لَّمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
But if you do (it) not, then be apprised of war from Allah and His Apostle; and if you repent, then you shall have your capital; neither shall you make (the debtor) suffer loss, nor shall you be made to suffer loss.
3. Surah Al-Baqara, Verse 275:
الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَن جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِ فَانتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Those who swallow down usury cannot arise except as one whom Shaitan has prostrated by (his) touch does rise. That is because they say, trading is only like usury; and Allah has allowed trading and forbidden usury. To whomsoever then the admonition has come from his Lord, then he desists, he shall have what has already passed, and his affair is in the hands of Allah; and whoever returns (to it)-- these are the inmates of the fire; they shall abide in it.

Bahaya riba:
1. Di hari kiamat pemakan riba akan dibangkitkan seperti orang kerasukan setan karena tekanan penyakit gila.
2. Pemakan riba biasanya gila akan dunia.
3. Diancam masuk neraka dan kekal didalamnya.

Dalil hadits:
1. Termasuk 7 dosa yang membinasakan.
2. Alloh melaknat orang yang makan riba, nasabah riba, pencatat dan saksi.
3. Pihak diatas akan dilaknat oleh Nabi SAW di hari kiamat.

Sumber: Kajian Rumaysho via WA