Ringkasan HSI 7.10: At Tauraah (Kitab Taurat) Bagian 3

 

Kitab yang Allah turunkan khusus untuk Bani Israil

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Israa:2
وَآتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَجَعَلْنَاهُ هُدًى لِبَنِي إِسْرَائِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا مِنْ دُونِي وَكِيلًا

Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,

Kitab Taurat diturunkan dengan Bahasa Ibrani dengan dasar Hadits Abu Hurairah dengan Atzar Imam Bukhari dalam Shahihnya


Kitab Taurat sudah dirubah oleh orang2 Yahudi sesuai dengan nafsunya


Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al-Baqarah:79
فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Ali Imran:78
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno

Ringkasan HSI 7.09: At Tauraah (Kitab Taurat) Bagian 2


Allah telah menulis At Tauraah dengan tangan-Nya

Kisah percakapan antara Nabi Adam dan Musa,
Dan Dialah yang menulis (HR Abu Daud – Ibnu Majah dishahihkan Syaikh Albani)

Nabi Adam berkata,
Dan Dialah yang telah menulis untukmu At Taurah dengan tangan-NYA

Sebagian yang terkandung di dalam kitab Taurat

  • Beberapa perkara yang terkandung dalam Shuhuf Musa (bagi yang berpendapat bahwa Shuhuf Musa adalah Taurat)

  • Hukum-hukum untuk Bani Israil. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Maidah:44

إِنَّا أَنْزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.

  • Sebagian hukum-hukum tersebut seperti Qishosh. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Maidah 45

وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada qishaashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishaash)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.

  • Kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhamad ﷺ. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al A’raf 157

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
 
  • Penyebutan sebagian sifat Sahabat Rasul ﷺ. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Fath:29

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

  • Allah membeli jiwa dan harta orang-orang yang beriman dengan surga. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat At-Taubah :111

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno

Ringkasan HSI 7.08: At-Tauraah (Kitab Taurat) Bagian 1


Kitab At Tauraatu menggunakan bahasa Ibrani. Taurat artinya ajaran. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Baqarah : 87
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa

Ada beberapa kata di dalam Al-Quran untuk mengungkapkan kitab ini,
  • At-Tauraah, yang paling banyak dipakai di dalam Al Quran diantaranya Surat Ali Imran:3

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ

Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,

  • Al- Kitaab, Surat Al Baqarah 87

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa

  • Al- Furqon, Surat Al Anbiya:48

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَارُونَ الْفُرْقَانَ وَضِيَاءً وَذِكْرًا لِلْمُتَّقِينَ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

  • Kitab Musa, Surat Ahqaf :12

وَمِنْ قَبْلِهِ كِتَابُ مُوسَىٰ إِمَامًا وَرَحْمَةً

Dan sebelum Al-Qur'an itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat.
 
  • Al-Alwah, Surat Al-A’raf :145

وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ

Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat)

  • Shuhuf Musa

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno

Ringkasan HSI 7.07: Shuhuf Musa dan Kitab Az-Zabur

Zabur

Shuhuf Musa (Surat Al-A’la dan An-Najm)


  • Menurut Syaikh Alu Syaikh Hafidzahulloh, Shuhuf Musa beda dengan Kitab At- Taurat.

  • Menurut Syaikh Abdurrozzaq Afifi Rahimahullah, Shuhuf Musa adalah bagian dr KItab At-Taurat

  • Menurut Syaikh Sholeh Fauzan Hafidzahulloh, Shuhuf Musa sama dengan Kitab At Taurat.

Az-Zabur


Kalimat Az Zabur secara Bahasa artinya adalah Kitab, Jamaknya Az-Zubur. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Qamar:52
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ

Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan , maksudnya Semuanya tertulis di kitab2 yang ada di tangan malaikat.

Az-Zabur diturunkan kepad Nabi Daud. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat An Nisa 163
إ ۚ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al Israa:55
وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا

dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Rasulullah sholallohu 'alaihi wasallam berkata, 

Aku telah diberi Asyab’u yang sebanding dengan kitab Taurat, dan aku di beri al Main yang sebanding dengan Az Zabuur, dan aku di beri Al Matsani yang sebanding dengan kitab Al Injil dan aku dikaruniai kelebihan dengan Al Mufashol (HR Ahmad)

Asyab’u , Al Main, Al Masyani, Al Mufashol adalah nama kumpulan surat yang ada di dalam Al Qur’an. Az Zabur diturunkan di bulan Ramadhan, tepatnya setelah berlalu 18 hari di bulan Ramadhan.

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno

Ringkasan HSI 7.06 : Shuhuf Ibrahim


Shuhuf adalah jamak dari Shohifah yang artinya sesuatu yang digunakan untuk menulis di dalamnya. Shuhuf Ibrahim diturunkan kepada Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al-A’la : 19

 صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ

(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat An-Najm 36-37
أأَمۡ لَمۡ يُنَبَّأۡ بِمَا فِى صُحُفِ مُوسَىٰ (٣٦) وَإِبۡرَٲهِيمَ ٱلَّذِى وَفَّىٰٓ (٣٧)

Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Albaqarah : 136
 
قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ َ

Katakanlah (hai orang-orang mu'min): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya.

Shuhuf Ibrahim diturunkan di malam pertama di bulan Ramadhan berdasarkan Hadits Riwayat Ahmad yang dihasankan oleh Syaikh Albani. Shuhuf ini tidak diketahui keberadaaannya. Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat An-Najm 36-54
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ

36. Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?

وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ

37. dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ

38. (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

39. dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,

وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ

40. dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).

ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ

41. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,

وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰ

42. dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),

وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

43. dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا

44. dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,

وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ

45. dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.

مِنْ نُطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ

46. dari air mani, apabila dipancarkan.

وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ

47. Dan bahwasanya Dialah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ

48. dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,

وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ

49. dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra,

وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَىٰ

50. dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,

وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَىٰ

51. dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup).

وَقَوْمَ نُوحٍ مِنْ قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ

52. Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,

وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ

53. dan negeri-negeri kaum Luth yang telah dihancurkan Allah.

فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ

54. lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya.


Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surat Al A’la 14-19
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّىٰ

14. Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),

وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّىٰ

15. dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.

بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا

16. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

17. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

إِنَّ هَٰذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَىٰ

18. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,

صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ

19. (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno