Melihat Gerhana Matahari Mengakibatkan Kebutaan : Hoax?

Awas!! Jangan melihat gerhana matahari secara langsung! Bisa mengakibatkan kebutaan permanen!!
Kira-kira itulah peringatan yang sering kita dengar ketika peristiwa gerhana matahari terjadi. Bahkan berbagai mitos telah terdengar sejak dulu, terkait dengan peristiwa alam yang luar biasa ini. Masyarakat zaman dahulu (bahkan sekarang juga mungkin masih terjadi) sering beramai-ramai membuat bunyi-bunyian sepanjang gerhana matahari terjadi. Mereka beranggapan raksasa jahat (atau buto dalam bahasa jawa) harus diusir karena berusaha untuk memakan matahari. Ibu-ibu hamil diminta untuk bersembunyi sampai gerhana matahari usai, karena takut terjadi sesuatu dengan janinnya.


Gerhana Matahari Total
Sebagai masyarakat yang terpelajar tentunya kita tidak perlu lagi mempercayai mitos itu. Tapi, bagaimana dengan anggapan bahwa memandang gerhana matahari secara langsung dapat mengakibatkan kebutaan permanen? Apakah fakta atau hoax? Sementara kita telah mengetahui bahwa memandang matahari secara langsung, ketika tidak terjadi gerhana, memang dapat menyilaukan mata dan mengakibatkan gangguan pada retina jika dilakukan dalam waktu yang lama. 

Menurut peneliti LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Abdul Rahman, M. Si., seperti dikutip dalam situs LAPAN, menjelaskan bahwa gerhana merupakan peristiwa astronomis ketika sebuah objek menghalangi pandangan ke objek lainnya. Gerhana matahari merupakan fenomena alam yang terjadi karena bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari. Kejadian ini mengakibatkan bayangan bulan akan jatuh di permukaan Bumi. Daerah yang berada di dalam bayangan Bulan akan mengalami gerhana.

Gerhana Matahari Tidak Berbahaya

Beliau melanjutkan, bahwa Gerhana matahari tidak berbahaya bagi makhluk hidup. Bahkan, melihat matahari secara langsung pada saat berlangsungnya fase gerhana matahari total tidak berbahaya. Yang sangat berbahaya adalah jika melihat langsung saat gerhana sebagian dan pada saat piringan matahari mulai muncul atau ketika fase total telah selesai. Alasannya adalah paparan cahaya dengan intensitas tinggi seperti cahaya Matahari dalam waktu lama akan menambus mata dan bisa merusak lapisan retina mata yang berisi syaraf-syaraf mata yang sensitif.
 Yang sangat berbahaya adalah jika melihat langsung saat gerhana sebagian dan pada saat piringan matahari mulai muncul atau ketika fase total telah selesai.
Untuk itu, agar pengalaman mengamati gerhana matahari total yang belum tentu kita dapati sekali seumur hidup ini dapat kira nikmati dengan aman, kita perlu mengetahui cara yang tepat untuk melihat gerhana matahari.

Cara Aman Melihat Gerhana Matahari

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk melihat gerhana matahari secara aman, yaitu :
  • Metode Proyeksi
Yaitu dengan menggunakan alat yang telah dilengkapi dengan filter khusus untuk Matahari. Filter matahari tersebut berupa film tipis dengan tingkat kepekatan yang tinggi untuk menyaring cahaya matahari. Filter inilah yang sering dipasang dalam kacamata gerhana yang banyak dijual di pasaran.
  • Melihat melalui air
Cara lain adalah dengan mengamati secara tidak langsung, misalnya melalui ember air. Jadi kita siapkan sebuah ember yang luas kemudian diisi air dan kita bisa melihat gerhana melalui pantulan bayangan yang terlihat di air.
  • Melihat di bawah pohon
Kita juga bisa melihat gerhana melalui sela-sela bayangan dedaunan pohon di permukaan tanah. Jadi cahaya matahari tidak secara langsung kita lihat melalui mata telanjang, tapi telah disaring oleh dedaunan di pohon.
  • Kotak lubang jarum
Dengan peralatan sederhana seperti kotak, aluminium foil, kertas putih, selotip dan jarum, kita bisa membuat kotak lubang jarum yang dapat dijadikan alat yang aman untuk melihat gerhana matahari.

Jangan Lupa Sholat Gerhana

Jika anda seorang muslim, jangan lupa juga untuk menunaikan sholat gerhana matahari secara berjamaah berjumlah dua rokaat.

Terakhir, jangan lupa ya, Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia diperkirakan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 sekitar pukul 06.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB.
ADVERTISEMENTS :

Latihan Soal CAT CPNS 2014

Posting Komentar