HSI 2.05 : Mengenal Alloh Sebagai Satu-satunya Zat Yang Berhak Untuk Disembah

mengenal alloh sebagai satu-satunya zat yang berhak disembah
Photo Credit : islamgreatreligion.wordpress.com
Apabila Alloh Subhanahu Wa Ta'ala adalah satu-satunya zat yang mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta, maka tuntutannya kita tidak boleh menyembah kecuali hanya kepada Alloh. Tidak ada yang berhak disembah dan diibadahi kecuali Alloh Subhanahu Wa Ta'ala semata. 

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Al-Baqoroh :21-22
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلۡأَرۡضَ فِرَشً۬ا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءً۬ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً۬ فَأَخۡرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٲتِ رِزۡقً۬ا لَّكُمۡ‌ۖ فَلَا تَجۡعَلُواْ لِلَّهِ أَندَادً۬ا وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ
Wahai manusia sembahlah Rob kalian. Siapa Rob kalian, yang telah menciptakan kalian dan menciptakan manusia sebelum kalian, supaya kalian bertaqwa. Itulah Rob kalian, yang telah menjadikan untuk kalian Bumi sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan dan telah menurunkan dari langit, air, maka Alloh Subhanahu Wa Ta'ala mengeluarkan dengan air tersebut buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian. Maka janganlah kalian menjadikan bagi Alloh sekutu-sekutu, sedangkan kalian mengetahui.
Maksudnya janganlah kalian menyekutukan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala, menyembah kepada selain Alloh, sedangkan kalian tahu bahwasanya Alloh yang mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta ini. Selain Alloh tidak berhak untuk disembah, karena dia bukan pencipta, bukan pemberi rezeki dan bukan pengatur alam semesta. Apabila mereka disembah, maka mereka adalah sesembahan yang batil. 

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Luqman :30

 ذَٲلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدۡعُونَ مِن دُونِهِ ٱلۡبَـٰطِلُ
Yang demikian itu, karena Alloh Subhanahu Wa Ta'ala, Dia-lah sesembahan yang hak, yang memang berhak untuk disembah. Sedangkan apa yang mereka sembah selain Alloh, adalah sesembahan yang batil, yang tidak berhak untuk disembah.
Apabila seseorang meyakini Alloh yang mencipta, memberi rezeki dan juga mengatur alam semesta, kemudian dia masih menyembah kepada selain Alloh atau menyerahkan sebagian ibadah kepada selain Alloh, maka dia telah berbuat syirik kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala di dalam ibadah. Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam pernah ditanya oleh salah seorang sahabat :
Ya Rosululloh apa dosa yang terbesar di sisi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala?
Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam menjawab :

 أَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ
Dosa yang paling besar adalah engkau menjadikan sekutu bagi Alloh Subhanahu Wa Ta'ala padahal Dia-lah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang telah menciptakan dirimu. (HR. Muslim)
Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :

https://www.dropbox.com/s/475b6t89zqjqd7u/hsi%202.5.m4a?dl=0



Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy

Ringkasan Tabligh Akbar Syaikh Prof. Abdurrazaq : Pesona Surga

tabligh akbar syaikh abdurrozaq pesona surga
Photo Credit : radiorodja.com
Tema Tabligh Akbar : Pesona Surga
Pemateri : Syaikh Prof. DR. Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al 'Abbad Al Badr Hafidzhohullah
Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja MA
Tempat : Masjid Istiqlal
Waktu : Ahad, 31 Agustus 2014
Pembuat Ringkasan : Ustadz Tri Haryanto

Ringkasan Tabligh Akbar :

  1. Materi taklim ini di ambil dari Kitab Ulama yang populer oleh umatmuslim di seluruh dunia, yakni kitab Riyadus Shalihin yg ditulis oleh Imam An-Nawawi Rahimahullaah
  2. Materi taklim ini merupakan pembahasan Bab Terakhir dari kitab ini yang sudah berlangsung selama 3 tahun. Dari tanggal 26 September 2011-2014 yang dibahas setiap hari ahad dan senin sore WIB.
  3. Pada pembahasan sebelumnya, media yang digunakan untuk taklim ini adalah melalui media Radio dan TV Islami. Yakni Radio Rodja 97.6 AM dan Rodja TV.
  4. Selama pengajian berlangsung, syaikh mengajar via sambungan internet Skype yang d relay oleh radio dan TV langsung dari Kota Madinah An-Nawabiyyah yang di terjemahkan oleh putra indonesia yang kuliah di Universitas Islam Madinah yang merangkap juga sbg pengajar di Masjid Nabawi An-Nabawiyyah. Biasanya jama'ah haji dan umroh indonesia selalu menghadiri pengajian berbahasa indonesia di masjid tersebut.
  5. Arti bahasa dari kitab ini adalah "Tamannya Orang2 Shalih"
  6. Banyak ulama yg menamai kitab2nya dengan sebutan "Taman". Karena, istilah taman adalah istilah keindahan yang disamaartika dengan keindahan menuntu ilmu, kenikmatan dan kelezatan menuntut ilmu
  7. Majelis Ilmu = Majelis Taman. Taman Buah, Taman Bunga yg segar, indah dan sejuk
  8. Taman2nya majelis ilmu adalah ; Ilmu al-Qur'an, Hadits, Halal Haram
  9. Kenikmatan di surga yang paling besar, nikmat dan lezat adalah : Ridho Allaah dan Tidak Murkanya Allaah kpd Hamba-Nya
  10. Karena, 2 hal tsb merupakan nikmat yg paling tinggi yg tdk bisa dikalahkan oleh nikmatnya Surga pada umumnya
  11. Sebab2 Ridho Allaah : Sebab d dunia. Mereka mencari ridho Allaah, seperti menjalani sunnah, jauhi dosa dan maksiat dan hal2 yg karenanya mereka harapkan ridho Allaah Ta'ala. Menyeru ma'ruf dan mencegah munkar, mendirikan sholat, puasa, dzakat
  12. Allaah telah mnjanjikan Surga dan tempat2 tinggal di Surga 'Adn dan Ridho Allaah adalah Yang Paling Tinggi
  13. Ridho Allaah = Kenikmatan Yang Agung
  14. Perhatikanlah perkara2 yg bisa melalaikan dan memalingkan diri kita dari keridhoan Allaah Ta'ala. Karena dunia adalah perhiasan yang menipu
  15. Manusia diciptakan tuk beribadah kepada Allaah, maka hendaknya mereka zuhud thd perkara dunia. Krn hanya tempat singgah dan akan berakhir
  16. Ombak = Dunia, Amal shalih = perahu. Agar tdk dihanyutkan ombak dunia, maka perahu amal shalih harus baik dan diperbanyak
  17. Syaikh menasihati, agar mempelajari kitab ini agar memperoleh ridho Allaah Ta'ala, krn isinya banyak hal2 indah seperti banyaknya perintah dan larangan
  18. Sesungguhnya para penghuni Surga akan dapat MELIHAT Allaah seperti melihat REMBULAN dan tidak berdesak2an
  19. Cara melihatnya saja yang sama seperti melihat rembulan, bukan Allaah itu disamakan dng rembulan.
  20. Melihat Allaah adalah kenikmatan yang sejukan hati dan yang sangat sempurna serta sebuah kemenangan terbesar
  21. Cara melihat-Nya dengan sebaik2 penglihatan yang SEMPURNA. Semudah dan sejelas melihat rembulan
  22. 3 Kondisi saat Melihat Allaah :Semua manusia dapat melihat, tidak ada kedzaliman, Tidak saling berhimpit2an dan Tidak ada kemudhorotan
  23. Melihat Allaah, selain ditetapkan nabi, juga di terangkan di Al-Qur'an
  24. Orang2 kafir d akhirat akan terhijab/dihalangi tuk melihat Wajah Allaah. Krn terhijabnya mereka dng sebab tidak di ridhoi Allaah
  25. Hendaknya kita yang meyakini dapat Melihat Wajah Allaah, tuk mantab dan tidak ragu. Dan berhati2 dng pemikiran menyimpang perihal Melihat Allaah
  26. Hendaknya mereka yang meyakini hal ini (Melihat Wajah Allaah), jangan hanya meyakini saja, namun juga bersungguh2 untuk mendapatkan keridhoan Allaah
  27. Adanya keterkaitan antara akidah (melihat Allaah) dengan amal sholeh. 
  28. Amal sholeh yang dimaksud adalah Sholat Ashar dan Sholat Shubuh. Jangan sampai kalah dari dunia. Karena ada keutamaannya, jangan sampai tertinggal
  29. Orang yg mudah meninggalkan sholat, maka dia akan mudah meninggalkan amalan2 lainnya
  30. Aqidah melihat wajah Allaah berkaitan dng amalan sholeh. Terutama sholat shubuh dan ashar. jangan sampai terkalahkan oleh syahwat dunia
  31. Jika memperhatikan sholat shubuh dan ashar, maka sholat lainnya akan diperhatikan
  32. Jika memperhatikan sholat 5 waktu, maka amalan lainnya akan juga diperhatikan
  33. Siapa saja yang ingin BISA Melihat Wajah Allaah, maka sandingkan dengan amalan sholeh
  34. Orang kafir terhalang melihat wajah Allaah, maka ia akan terlihat muram, karena akan merasakan adzab dari Allaah
  35. Orang yang tidak membenarkan al-Qur'an dan tidak sholat maka akan terhalangi melihat wajah Allaah
  36. Gabungkanlah amal dan aqidah, lalu mintalah dengan do'a
  37. Berhati2lah dengan hal2 yg bisa mengalahkan sholat shubuh dan ashar
  38. Saat penghuni surga masuk surga, maka Allaah berkata : "apakah kalian ingin sesuatu yang besar". Maka para penghuni surga heran, pdahal mereka sudah mendapatkan hal yg nikmat dan tenggelam dalam kenikmatan surga. Maka disingkaplah Hijab yang memperlihatkan wajah Allaah. Melihat Wajah Allaah adalah kenkmatan yang tak terhingga dan lebih nikmat dibandingkan nikmatnya surga
  39. Bagi yang berbuat husna, mereka akan mendapat tambahan kenikmatan di atas surga, yakni melihat Wajah Allaah
  40. Penghuni surga, ucapan penutupnya adalah "Alhamdulillaahi robbil 'alamin"
  41. Penutup do'a mereka adalah "Alhamdulillaahi robbil 'alamin"
  42. Karunia dan Rahmat Allaah adalah sebab hidayah dan taufik bagi seorang hamba. Salah satunya yakni mencintai kitab2 Allaah adalah murni karunia Allaah Ta'ala
  43. Kitab Riyadhus Shalihin selesai ditulis pada hari Senin, 14 Ramadhan 670 H
  44. Beliau -Rahimahullaah- menulis kitab ini pada usia 39th dan meninggal pada usia 45th
  45. Syaikh berkata, bahwa keberkahan kitab Riyadus Shalihin ini sangat banyak, dan menjadi banyak rujukan di setiap kajian ilmiah di masjid2
  46. InsyaAllaah, syaikh akan melanjutkan kajian pengganti kitab Riyadus Shalihin dengan kitab Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahabi yang menjelaskan perihal dosa2 besar, sarana2nya dan barapan saling tolong menolong setelah kita mempelajarinya

HSI 2.04 : Mengenal Alloh Sebagai Pengatur Alam Semesta

mengenal alloh sebagai pengatur alam semesta
Photo Credit : isic-suka.blogspot.com
Dialah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang mengatur alam semesta ini, mematikan mahluk dan menghidupkan, memuliakan mahluk dan menghinakan, mengganti siang menjadi malam, malam menjadi siang, menerbitkan matahari dan menenggelamkan.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Yunus : 3

يُدَبِّرُ ٱلۡأَمۡرَ‌ۖ
Dialah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang mengatur seluruh perkara
Tidak ada yang mengatur selain Alloh. Dialah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang menerbitkan matahari dari timur dan siapa selain Alloh yang dapat menerbitkan matahari dari barat. 

Nabi Ibrahim 'Alaihissalam berkata kepada seseorang yang mengaku sebagai Tuhan selain Alloh. Beliau berkata, sesungguhnya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala telah menerbitkan matahari dari timur, maka silahkan engkau, kalau engkau adalah Tuhan, terbitkan matahari dari barat. Maka orang kafir tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang menjadikan siang dan siapa yang bisa mengganti siang menjadi malam selain Alloh? 

Tidak ada yang mengatur alam semesta kecuali Alloh. Dan tidak ada sesembahan selain Alloh yang membantu Alloh untuk mengatur alam semesta ini. Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh meyakini bahwasanya ada selain Alloh yang mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta siapapun dia dan bagaimanapun keadaannya di sisi Alloh. Barang siapa yang berkeyakinan bahwasanya ada selain Alloh yang mencipta, memberi rezeki dan juga mengatur alam semesta, maka dia telah menyekutukan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
 

Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :

https://www.dropbox.com/s/9cg12sy8c230r5t/hsi%202.4.m4a?dl=0



Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy

HSI 2.03 : Mengenal Alloh Sebagai Pemberi Rezeki

mengenal alloh sebagai pemberi rezeki
Photo Credit : www.quran-al-mubeen.com
Diantara nama Alloh Azza wa jalla adalah Ar-Rozaq yang artinya Yang Maha Memberi Rezeki. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menciptakan mahluk dan memberi rezeki kepada mereka. Bahkan Alloh Azza wa jalla telah menulis rezeki mahluk-Nya sebelum Alloh menciptakan mereka.
Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda : 

 كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخُلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala telah menulis takdir bagi mahluk-mahluk-Nya lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala menciptakan rezeki tersebut dan menyampaikannya kepada mahluk sesuai dengan waktu yang sudah Alloh tentukan sebelumnya. Dan tidak akan meninggal seseorang sampai dia memperoleh rezeki yang terakhir. Meskipun rezeki tersebut ada di puncak gunung atau bahkan ada di bawah lautan.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Huud : 6

وَمَا مِن دَآبَّةٍ۬ فِى ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزۡقُهَا 
Tidak ada suatu binatang yang melata di dalam permukaan bumi ini melainkan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang akan memberikan rezekinya
Siapa sesembahan selain Alloh yang bisa melakukan yang demikian? Adakah sesembahan selain Alloh yang bisa memberi makan sekali saja untuk seluruh mahluk di bumi ini? Mulai dari manusia, jin, hewan dan juga tumbuhan?
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Fathir : 3

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ ٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡۚ هَلۡ مِنۡ خَـٰلِقٍ غَيۡرُ ٱللَّهِ يَرۡزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِۚ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَۖ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ
Wahai manusia, hendaklah kalian mengingat nikmat Alloh atas kalian. Adakah yang mencipta selain Alloh yang memberikan rezeki kepada kalian dari langit maupun dari bumi. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia. Oleh karena itu kenapa kalian dipalingkan?
Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :

https://www.dropbox.com/s/0rr59ufmnh1vrp8/HSI%202.3.m4a?dl=0



Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy

HSI 2.02 : Mengenal Alloh Sebagai Pencipta

Alloh Azza wa jalla adalah Zat Maha Pencipta. Menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Dialah Alloh yang telah menciptakan langit, bumi, manusia dan seluruh alam semesta. 

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Ghafir : 62
ذَٲلِڪُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡ خَـٰلِقُ ڪُلِّ شَىۡءٍ۬
Itu adalah Alloh rob kalian yang telah menciptakan segala sesuatu
Dialah Alloh Al-Kholiq yang Maha Pencipta. Sedangkan selain Alloh adalah mahluk yang diciptakan. Mereka tidak bisa menciptakan meskipun diagung-agungkan dan disembah oleh manusia. 

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Hajj : 73 

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ۬ فَٱسۡتَمِعُواْ لَهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَن يَخۡلُقُواْ ذُبَابً۬ا وَلَوِ ٱجۡتَمَعُواْ لَهُ
Wahai manusia, telah dibuat perumpamaan bagi kalian, maka hendalah kalian mendengar. Sesungguhnya segala sesembahan yang kalian sembah selain Allah tidak akan bisa menciptakan seekor lalat, meskipun mereka bersatu-padu untuk membuat seekor lalat tersebut.
Berkumpul saja mereka tidak mampu untuk mencipta, bagaimana dengan sendirian. Menciptakan seekor lalat yang sedemikian sederhananya susunan tubuhnya mereka tidak mampu. Maka bagaimana mereka bisa menciptakan mahluk yang lebih rumit. Seorang muslim wajib hanya meyakini bahwasanya Alloh adalah satu-satunya pencipta dan tidak ada yang mencipta selain Alloh. 

Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :

https://www.dropbox.com/s/yk391s4naq87dxx/HSI%202.2.m4a?dl=0



Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy