HSI 5.66 : Syafaat Bagi Para Pelaku Dosa Besar (Bagian Ketiga)

Rosululloh Sholallohu Alaihi Wasallam mengabarkan bahwasanya ada di antara umat beliau Sholallohu Alaihi Wasallam yang akan memberikan syafaat bagi dua dan tiga orang. Beliau Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Sesungguhnya seseorang sungguh akan memberikan syafaat bagi dua orang dan tiga orang (Hadits Shahih Riwayat Al-Bazzar).
Para syuhada akan Alloh berikan kesempatan untuk memberikan syafaat bagi 70 orang kerabatnya. Beliau Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Orang yang mati syahid akan memberikan syafaat bagi 70 orang kerabatnya (Hadits Shahih Riwayat Abu Daud).
Sebuah kebahagiaan yang luar biasa, seseorang memberikan syafaat untuk orang tua, anak-anak, istri dan saudara-saudaranya di saat mereka sangat membutuhkan. Ada di antara umat beliau Sholallohu Alaihi Wasallam yang akan memberi syafaat untuk orang banyak. Rosululloh Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Akan masuk surga lebih dari jumlah Bani Taamim dengan sebab syafaat satu orang dari umatku.
Dikatakan kepada beliau,
Ya Rosululloh, apakah orang itu adalah selain dirimu?
Beliau menjawab,
Iya, dia adalah orang lain selain diriku (HR. Tirmidzi).
Bani Taamim adalah kabilah yang terkenal besar di zaman Nabi Sholallohu Alaihi Wasallam. Semakin besar iman seseorang, maka akan semakin besar harapan untuk bisa memberikan syafaat kepada orang lain. Orang yang banyak melaknat orang lain di dunia tidak bisa memberikan syafaat di hari kiamat. Rosululloh Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Orang-orang yang banyak melaknat tidak akan menjadi saksi dan tidak akan memberi syafaat di hari kiamat (HR. Muslim).
Anak-anak orang yang beriman yang meninggal sebelum dewasa akan memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya. Rosululloh Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Anak-anak kecil dari orang-orang yang beriman akan menjadi daanish surga.
Arti daanish adalah jentik-jentik nyamuk yang senantiasa ada di kolam. Maksud beliau Sholallohu Alaihi Wasallam bahwasanya anak-anak kecil tersebut pasti akan masuk surga dan tidak akan pernah meninggalkannya. Kemudian beliau Sholallohu Alaihi Wasallam mengatakan,
Salah seorang di antara mereka menemui ayahnya atau kedua orang tuanya kemudian memegang pakaian atau memegang tangannya seperti aku mengambil ujung pakaianmu ini. Maka dia tidak akan melepaskan pegangannya sampai Alloh memasukkan dia dan kedua orangtuanya ke dalam surga (HR. Muslim).
Ini adalah kabar gembira bagi setiap orang tua yang bersabar ketika diuji oleh Alloh dengan meninggalnya anak yang belum dewasa. Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafaat. Rosululloh Sholallohu Alaihi Wasallam bersabda,
Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafaat pada hari kiamat untuk seorang hamba. Puasa berkata,
Wahai Rabb-ku aku telah menahannya dari makan dan syahwatnya di siang hari. Maka terimalah syafaatku untuknya.
Al-Quran berkata,
Wahai Rabb-ku sesungguhnya aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari. Maka terimalah syafaatku untuknya.
Maka diterimalah syafaat keduanya (Hadits Shahih Riwayat Ahmad di dalam Musnad beliau).
Ini adalah dorongan bagi seseorang untuk berpuasa karena Alloh dan menjaga adab-adabnya. Dan dorongan untuk membaca Al-Quran karena Alloh dan menunaikan hak-haknya. Demikianlah mereka akan memberikan syafaat setelah diizinkan oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala, sebagai bentuk pemuliaan Alloh kepada mereka.
Orang-orang yang bertauhid sajalah yang akan mendapatkan syafaat. Adapun orang-orang musyrik, orang-orang kafir dan orang-orang munafik, maka mereka tidak akan mendapatkan syafaat. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Al-Mudatsir : 48
 
فَمَا تَنفَعُهُمۡ شَفَـٰعَةُ ٱلشَّـٰفِعِينَ
Maka tidak akan bermanfaat bagi mereka syafaat orang-orang yang memberikan syafaat.
Orang-orang yang berdoa kepada Nabi atau Malaikat atau Orang-orang sholeh dengan alasan ingin mendapatkan syafaat mereka, justru tidak mendapatkan syafaat, karena mereka telah membatalkan iman mereka dengan menyekutukan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala di dalam beribadah.


Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :


Rohmad Adi Siaman


Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy
ADVERTISEMENTS :

Latihan Soal CAT CPNS 2014

Posting Komentar