HSI 5.46 : Keadaan Manusia Ketika Hisab

Photo Credit : fimadani.com
Ada di antara manusia yang kelak akan sulit hisabnya, ada yang mudah, dan ada di antara mereka yang sama sekali tidak dihisab. Orang-orang kafir menurut pendapat yang lebih kuat meskipun amalan mereka adalah amalan yang sia-sia namun mereka akan dihisab dan ditanya oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala sebagai celaan kepada mereka dan untuk menunjukkan keadilan Alloh serta menegakkan hujjah atas mereka.
 
Hisab terhadap orang-orang kafir akan sangat teliti. Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda,

وَمَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ هَلَكْ 
Barang siapa yang diperiksa dengan teliti hisabnya, maka dia akan binasa (HR. Bukhori dan Muslim).
Adapun orang-orang yang beriman maka mereka akan dihisab dengan hisab yang mudah. Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Surat Al-Insyiqoq : 7-8

فَأَمَّا مَنۡ أُوتِىَ كِتَـٰبَهُ ۥ بِيَمِينِهِۦ (٧) فَسَوۡفَ يُحَاسَبُ حِسَابً۬ا يَسِيرً۬ا (٨) وَ 
Adapun orang yang diberi kitab dengan tangan kanannya,maka dia akan dihisab dengan hisab yang mudah.
Dan yang dimaksud dengan hisab yang mudah disebutkan oleh Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam dalam sebuah hadits yang artinya,
Sesungguhnya Alloh akan mendekatkan seorang mukmin kemudian menutupinya, kemudian Alloh berkata kepadanya, "Apakah kamu mengetahui dosa ini? Apakah kamu mengetahui dosa ini?" Maka orang mukmin tersebut berkata, "Iya wahai Rabbku". Sehingga ketika Alloh sudah membuatnya mengetahui dosa-dosanya dan hamba tersebut melihat bahwa dirinya binasa yaitu karena dosa-dosanya tersebut, maka Alloh berkata aku telah menutupi dosa-dosamu ini di dunia dan aku mengampuninya untukmu hari ini. Maka diapun diberi kitab kebaikan-kebaikannya (HR. Bukhori dan Muslim).
Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam mengabarkan bahwasanya ada 70 ribu dari umatnya yang kelak tidak dihisab sama sekali. Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam menyebutkan bahwasannya mereka adalah orang-orang yang tidak pernah minta diobati dengan besi panas, tidak minta dirukyah oleh orang lain, tidak bertatoyyur yaitu menganggap sial dengan melihat burung ataupun semisalnya dan mereka hanya bertawakal kepada Alloh. Di antara mereka adalah seorang sahabat Ukasyah Ibnu Muhson (HR. Bukhori dan Muslim).

Anda dapat mendownload audio kajian di atas dengan mengklik link di bawah ini :


Rohmad Adi Siaman


Sumber : Audio Halaqoh Silsilah Islamiyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy 
Ditranskrip Oleh : Akh Muhtar Ghozali
ADVERTISEMENTS :

Latihan Soal CAT CPNS 2014

Posting Komentar