Ringkasan HSI 7.19: Kitab Al-Quran Bagian 5

Alquran

Telah disebutkan dipelajaran sebelumnya tentang sifat-sifat dan nama-nama Al Quran dan telah jelas kedudukan dan keutamaan Al Quran.  Oleh karena itu hendaklah seorang muslim harus bersyukur kepada Allah yang telah menurunkan Al Quran kepada kita. Diantara cara bersyukur adalah dengan menunaikan hak2  AL Quran.

Diantara Hak2 Al quran adalah:

1.Membaca dengan tartil
Al  Muzzammil :4

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan

Mentartil adalah membaca dengan pelan, dengan membaca huruf2 nya dengan baik dan dengan memperhatikan tempat2 waqaf (berhenti), panjang dan pendeknya sebagaimana dahhulu Nabi ﷺ membacanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Seorang yang mahir membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dua  Pahala itu adalah pahala untuk membacanya dan pahala untuk kesulitan yang dia alami. Hendaknya setiap muslim dan muslimah belajar ilmu tajwid dari seorang guru yang mumpuni dengan niat supaya bisa membaca Al Quran tersebut sebagaimana dibaca oleh Rasulullah ﷺ dan mempraktekannya dengan sering membaca Al Quran sehingga semakin mahir dia didalam membaca Al Quran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” HR Bukhari

2.Menghafal Al quran
Menghafal seluruh AlQuran  bukan fardhu ‘ain bagi seorang muslim. Yang wajib adalah menghafal yang dengannya sah sholatnya. Namun tentunya sebuah kemuliaan tersendiri bagi seorang muslim dan muslimah ketika Allah memilih qolbunya diantara sekian banyak Qolbu untuk menghafal Al Quran- Kalamullah Rabbulalamin. Membacanya kapan dia kehendaki dan semakin banyak dia menghafal tentunya semakin utama.
QS Al Ankabut 49

بَلْ هُوَ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

Sebenarnya, Al-Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.
Hendaklah seorang yang menghafal AlQuran memurojaah atau mengulang2 terus apa yang sudah dia hafal. Rasul ﷺ bersabda:

تَعَاهَدُوا الْقُرْآنَ فوَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنَ اْلإِبِلِ فِيْ عَقْلِهَا

“Ulang-ulangilah al-Qur’an. Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh al-Qur’an itu lebih mudah lepas dari Qolbu seseorang daripada terlepasnya seekor unta dari ikatannya.” (HR Muslim)

Selain itu orang yang hafal AlQuran hendaknya sering memperdengarkan dihadapan seorang syaikh yang mumpuni dan meninggalkan kemaksiatan karena kemaksiatan dg berbagai bentuknya memperburuk dan mempersulit hafalan AlQuran.

Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno
ADVERTISEMENTS :

Latihan Soal CAT CPNS 2014

Poskan Komentar