Ringkasan HSI 7.21: Membenarkan kabar-kabar yang shahih di dalam kitab-kitab Allah

Kitab Alloh

Diantara cara beriman dengan kitab-kitab Allah adalah membenarkan kabar-kabar shahih di dalam kitab-kitab tersebut seperti kabar-kabar di dalam Al Quran dan kabar-kabar yang ada di dalam kitab-kitab sebelumnya yang belum dirubah. Maksudnya wajib bagi orang yang beriman membenarkan kabar-kitab yang ada di dalam AlQuran seperti:
  • Kisah-kisah umat terdahulu,
  • kejadian-kejadian di hari kiamat,
  • Sifat-sifat surga dan neraka, dan lain-lain.

Dan kabar-kabar di dalam kitab-kitab sebelumnya  yang belum dirubah. Dan barang siapa  yang mengingkarinya atau meragukannya maka sungguh dia telah kafir. Adapun kabar-kabar yang ada di dalam kitab Taurat dan Injil setelah terjadi perubahan pada sebagian isinya maka kabar tersebut ada 3 macam :

1.Kabar yang datang pembenarannya di dalam agama Islam maka wajib bagi kita beriman dan membenarkannya.
Seperti Kabar Bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari, maka ini ada di dalam Perjanjian Lama keluaran Pasal 31 ayat 17. Dan Allah sebutkan di dalam Al Quran Al A’raf 54.

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari,

2.Kabar yang datang pengingkarannya di dalam agama Islam, maka wajib bagi kita mendustakannya dan menolaknya.
Seperti kabar di dalam kitab Taurat yang berisi sifat yang tidak layak bagi Allah dan sifat yang tidak layak bagi sebagian nabi.

3.Kabar yang tidak ada pengingkaran maupun pembenarannya di dalam agama Islam, maka kita tidak membenarkan dan tidak mendustakan.
Seperti sebagian perincian yang ada di dalam Taurat yang sekarang terhadap kisah2 yang asalnya ada di dalam AlQuran sebagaimana disebutkan di dalam Kejadian pasal 7 ayat 17 bahwa banjir besar di jaman Nabi Nuh Alaihissalam terjadi selama 40 hari dan perincian ini tidak disebutkan di dalam agama kita. Kita tidak membenarkan karena itu termasuk yang ditambah dan dirubah dan kita tidak mendustkan karena mungkin itu termasuk wahyu. Rasul ﷺ bersabda
“Janganlah kalian membenarkan ahlul kitab dan janganlah kalian mendustakan mereka akan tetapi katakannya kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami” HR Bukhari.
Sumber : Audio HSI Ustadz Abdullah Roy
Diringkas oleh Akh Aribowo bin Soewarno
ADVERTISEMENTS :

Latihan Soal CAT CPNS 2014

Poskan Komentar